Langsung ke konten utama

Visi Abadi




Milikilah VISI, sebab hidup tak sekedar hidup
Milikilah VISI, sebab hidup tak sekedar rutinitas
Mengikuti arus, mengalir begitu saja

Hidupkanlah hidupmu dengan VISI
Bukankah kita hidup untuk meraih kehidupan terbaik?
Hidup yang bermakna, hidup penuh manfaat
Hidup yang menggairahkan untuk dijalani
Hidup yang penuh dengan daya juang dalam diri

Jika kau tak memilikinya, layaknya pesawat yang terbang tanpa tujuan
Kosong, hanya terbang di angkasa menunggu kehancuran
Kehabisan bahan bakar dan jatuh menjadi puing-puing rongsokan

Itukah yang kau inginkan??
Memangnya Allah menciptakanmu untuk itukah?
Tidak, kaulah yangg menginginkannya! Sebab kau tak mengerti alasan mengapa dirimu diciptakan!! Itulah mengapa kau masih banyak meratap, mengeluh dan bahkan menghujat hingga kau bilang Allah tidak adil?

Lihatlah dirimu...
Picik. Hina. Bukan karena yang lain, melainkan dirimu sendiri
Kau hinakan dirimu sendiri di hadapan-Nya
Tidakkah kau sadar dan membuka mata hati?

Kawan, pahamilah mengapa kau diciptakan, lalu milikilah VISI
Sempurnakanlah hidupmu supaya berarti dengan VISI
Bukan sekedar VISI, melainkan VISI yang abadi
Bukan yang terhenti saat mati, namun lanjut hingga kehidupan abadi
VISI dunia-akhirat, dunia dinikmati dan akhirat diseriusi
Memperjuangkan dunia tuk akhirat yang kau nanti
Hingga rugi dunia tak kau dapati, bahagia akhirat kau jumpai

Jika telah memiliki, baiknya terperinci
Jika belum dimiliki, baiknya dicipta saat ini
Tak perlu menunda "NANTI", keburu "MATI"

VISI mulia, DIRI mulia, MATI mulia?
Siapa yang tak sudi...??

Selamat pagi,
Selamat meraih mimpi hari ini

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, “Demi Allah, DUNIA ini dibanding AKHIRAT ibarat seseorang yang mencelupkan JARINYA ke LAUT; air yang TERSISA di JARINYA ketika diangkat itulah NILAI DUNIA”. (HR Muslim)

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri Akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi...” (QS. Al-Qashash: 77)

“Hai orang2 yg beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr: 18)

(RF271113, 06:00 GMT+7)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebelum Ajal Tiba

Jika ingin selamat dalam kehidupan dunia ini, jauhilah dosa, baik yang terang-terangan maupun yang tersamar. Janganlah beristighfar atas dosa tersebut, lalu kembali melakukannya. Perumpamaan orang yang banyak melakukan istighfar, tetapi masih mengulangi dosa-dosanya, seperti orang yang banyak minum obat, tetapi juga sering meminum racun. Nasihatilah dia dengan berkata,”Bisa jadi sebelum meminum obat, engkau sudah keburu mati lebih dahulu. Bisa jadi ajal datang setelah engkau berbuat dosa, padahal engkau belum sempat bertobat. Sehingga engkau pun mati dalam kondisi maksiat dan berdosa. Sungguh, ini adalah bahaya besar. Siapa pun yang enggan meninggalkan perbuatan terlarang, percuma ia melakukan kewajiban-kewajiban. Ibarat orang yang sakit, selama ia tidak menahan diri dari makanan yang dilarang dan tidak melakukan diet, percuma ia meminum obat. Ibarat orang yang membersihkan pakaiannya, sementara ia jatuhkan dirinya ke dalam kubangan lumpur. Mana mungkin pakaiannya bisa bers...

Satu

Satu yg belum menyatu, Satu yg belum bersatu Satu yg diam terpaku, Satu yg masih berpangku Itukah kita? benarkah kita adalah satu? Faktanya nian kelabu, segalanya beradu namun tak padu… Rindu akan kita bersatu, Melalui waktu demi waktu, Berbekal harapan, wujudkan impan mengukir sejarah baru Penuh khidmat dalam bahagia dan haru Inilah sebuah catatan ekspresi kalbu, Dari satu dan untuk satu Satu Tuhanku, Allah Ta’ala Satu Bangsaku, Indonesia #RF230114

Kehidupan Sehari-hari yang Islami

Oleh Syaikh Abdullah bin Jaarullah bin Ibrahim Al-Jaarullah Saudaraku.... Dengan penuh pengharapan bahwa  kebahagian dunia dan akhirat yang akan kita dapatkan, maka  kami sampaikan risalah  yang berisikan  pertanyaan-pertanyaan  ini  kehadapan anda untuk direnungkan dan di jawab dengan perbuatan. Pertanyaan-pertanyaan ini sengaja kami angkat kehadapan anda dengan harapan yang tulus dan cinta karena Allah Subhanahu wa Ta'ala, supaya  kita  bisa mengambil  mannfaat dan faedah yang banyak darinya, disamping itu sebagai bahan kajian untuk melihat diri kita, sudah sejauh mana dan ada dimana posisinya selama ini. Saudaraku... Risalah ini dinukilkan dari buku saku yang sangat bagus dan menawan yaitu Zaad Al-Muslim Al-Yaumi (Bekalan Muslim Sehari-hari) dari hal. 51 - 55, bab Hayatu Yaumi Islami yang diambil dari kitab Al-Wabil Ash-Shoyyib oleh Imam Ibnu ...