Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label LIFE JOURNEY

Segores Ragu

DIA yang pertemukan doa sebelum harap DIA yang pertemukan doa sebelum rupa DIA yang pertemukan doa sebelum cerita DIA yang bentangkan jalan di hadapan DIA yang bentangkan rahmat jauh melebihi batas pandang DIA yang bentangkan ampunan menembus batas usia Apakah layak bagi kita? Membiarkan keraguan merasuk dan menjangkiti diri barang sedikit saja? Untuk kemudian disimpan menjadi segores ragu akan ketentuan-Nya? Tanyalah pada hati. Jika kau tak kunjung temukan jawabannya, Atau ia menjadi bungkam dan tak bersuara, Mungkin... Ia membutuhkan penciptanya Ia membutuhkan sedikit curahan kasih dari-Nya Atau bahkan banyak? Entahlah. Namun, pastikan saja ia tak mati sebelum saatnya Jangan hentikan upaya, hingga ia kembali pada fungsinya Ya, sebagaimana seharusnya. Sebagaimana fitrahnya... (RF010414)

Tentang Kita

Ini bukan tentangku, tapi tentang kita. Saat ini, dahulu ataupun kelak di masa depan, sampai kapanpun ini adalah tentang kita. Bukan hanya aku, ini juga tentangmu, tentang dirinya pun juga mereka. Entah muda ataukah tua. Tak ada batas usia, jarak ataupun strata. Kita semua sama karena kita adalah satu kesatuan bu kan ? Adakah dirimu melihat? Gerak rodanya makin melamban seakan ingin berhenti. Adakah kita peduli? Bukankah kita ada barisan yang pernah memulai perjuangan ini? Maka sudah seharusnya kita pun bertanggung jawab atas apa yang telah kita mulai. Tak peduli kau libatkan hati atau bahkan tidak sama sekali pada setiap detik yang telah dilalui. Tahukah engkau? Aku begitu merindumu, jiwa-jiwa yang selama ini pernah membersamai dan menjadi satu. Dimanakah kalian berada saat ini? Jangan pernah berpikir, aku meminta kalian untuk kembali hadir menemani di sisi, sebab aku pun tidak seharusnya berdiam di titik ini dan menunggu engkau yang telah pergi. Dan aku pun takkan p...

"DARIKU, UNTUKMU"

Berharap yg terbaik untukmu, Kau yg 1 per 1 telah mengukir sejarahmu Menginspirasi dunia dgn cara khasmu, Caramu, dengan segala apa yang ada di dirimu Lihatlah diri kita yang dulu pernah bersama Berkumpul penuh canda dan gelak tawa Kini telah tumbuh semakin dewasa, menggapai cita Perlahan meniti langkah menuju dunia yang dahulu hanya angan belaka Kini telah kita cipta sesuai mimpi dan ingin kita atas kehenda k-Nya Wahai saudaraku, Entah siapa dirimu, tak pernah aku ingin mengenalmu Bahkan mungkin kau pun tak tau untuk siapa tulisan ini tertuju Namun aku sangat bersyukur hidup beririsan dengan duniamu Yg membuka mataku, meluaskan pandanganku Memberi warna tersendiri dalam hidup kelamku Saudaraku, Semoga Allah menjagamu selalu di setiap nafasmu, Menaungi setiap langkah hidupmu dgn cinta selalu Senantiasa menganugerahkan kebahagiaan dan kesuksesan padamu Berdirilah dalam bingkai cinta dan ketaatan pada Sang Pemilikmu Lakukanlah yang terbaik sampai batas kemampuanmu...

"ENTAH"

  Entah apakah telah kau sadari, ataukah cukup kau ketahui? Bukan untuk kau mengerti, resapi dalam hati Menempuh jalan ini mmbutuhkan totalitas diri Berawal dari sebuah komitmen yg tinggi Berlandaskan cinta yg hakiki, cinta pada illahi Entah apakah telah kau sadari, ataukah cukup kau ketahui? Bukan untuk kau renungi, tegaskan pada hati Pilihan ini adalah pilihan yg begitu berarti Tak sembarang orang mampu memantaskan diri Melakukan investasi dan menjalankan konsekuensi Entahlah, sungguh diri ini tak mengerti Rasanya terlalu dini untuk berpuas diri Ketika lisan tak diiringi dengan aksi Indah kata menjadi tak bernilai, tanpa arti Semudah itukah kau menyerah wahai diri? Peluh dan kesah kau nikmati Banyak berhenti ketika letih menghampiri Padahal kau masih mampu berdiri Tenggelam dan terbuai dalam nikmat duniawi Bangkit, bangkitlah kembali!! Jangan lemah. Jangan cengeng. Bergegaslah dalam aksi!! Genggam erat mimpi, bawalah terbang ke langit tertinggi!! ...

IDEALISME VS REALITA

Berawal dari kebimbangan yang akhirnya menuntun diri untuk menyampaikan pada pribadi-pribadi hebat, akhirnya muncullah catatan ini yang merupakan respon dari mereka. :) "Bargaining harus dilakukan karena disitulah titik kompromi antara keduanya bisa ditemukan. Jadi saya rasa semuanya msih memiliki titik temu. Jika harus diselesaikn sekian semester mengapa tidak? Saya skripsi 4 semester. Dan saya rasa 2 semester saja kamu mampu menyelesaikan". (Prof. Dr. Eng. Khairurrijal - ITB) "Kompromi adalah sebuah keharusan. Titik kompromi a dalah titik penentuan pilihan tentang apa yang kita dapatkan di masa mendatang. Bisa jadi itu sbuah cerita penuh penyesalan, bisa jadi itu sbuah cerita sukses yang akan dikenang. Memang seperti itulah fase-fase kehidupan, ada kalanya kita berada dalam posisi dengan pilihan-pilihan berat menuntut pengorbanan. Namun jika berhasil menemukan yang tepat, maka itu tak jadi masalah. Kamu akan mengenangnya dengan indah sepanjang masa....