Langsung ke konten utama

Tentang Kita



Ini bukan tentangku, tapi tentang kita.
Saat ini, dahulu ataupun kelak di masa depan, sampai kapanpun ini adalah tentang kita.

Bukan hanya aku, ini juga tentangmu, tentang dirinya pun juga mereka. Entah muda ataukah tua. Tak ada batas usia, jarak ataupun strata. Kita semua sama karena kita adalah satu kesatuan bukan?

Adakah dirimu melihat?
Gerak rodanya makin melamban seakan ingin berhenti. Adakah kita peduli?
Bukankah kita ada barisan yang pernah memulai perjuangan ini? Maka sudah seharusnya kita pun bertanggung jawab atas apa yang telah kita mulai. Tak peduli kau libatkan hati atau bahkan tidak sama sekali pada setiap detik yang telah dilalui.

Tahukah engkau?
Aku begitu merindumu, jiwa-jiwa yang selama ini pernah membersamai dan menjadi satu.
Dimanakah kalian berada saat ini?
Jangan pernah berpikir, aku meminta kalian untuk kembali hadir menemani di sisi, sebab aku pun tidak seharusnya berdiam di titik ini dan menunggu engkau yang telah pergi. Dan aku pun takkan pula memaksa dan meminta kalian untuk selalu mmberi dorongan dan motivasi. Tidak, aku tidak membutuhkannya.

Apakah kalian mengerti?
Tengoklah sesaat ke belakang, lihatlah jiwa-jiwa yang melanjutkan perjuangan ini, mereka seakan kehilangan arah dan alasan untuk bertahan, telah habis energi.
Akankah kita diam?

Sekali lagi, ini masih tentang kita.
Perjuangan ini adalah perjuangan kita. Itulah mengapa aku mulai merindu dan memikirkanmu.
Aku tak peduli, sejauh apa raga kalian berada terpisah dengan mereka. Aku hanya meminta satu.
Satu yang ku berharap tak seorangpun diantaramu melupakannya.
Itulah Do’a. Do'a untuk mereka, dalam setiap sujud dan munajatmu kepada Sang ilahi Rabbi. Atas nama cinta yang telah pernah bersemi semata karena-Nya untuk mereka yang masih akan terus dan terus berjuang mengibarkan panji-panji ini hingga tegak berdiri sebab itu sangatlah berarti…

(RF290314)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebelum Ajal Tiba

Jika ingin selamat dalam kehidupan dunia ini, jauhilah dosa, baik yang terang-terangan maupun yang tersamar. Janganlah beristighfar atas dosa tersebut, lalu kembali melakukannya. Perumpamaan orang yang banyak melakukan istighfar, tetapi masih mengulangi dosa-dosanya, seperti orang yang banyak minum obat, tetapi juga sering meminum racun. Nasihatilah dia dengan berkata,”Bisa jadi sebelum meminum obat, engkau sudah keburu mati lebih dahulu. Bisa jadi ajal datang setelah engkau berbuat dosa, padahal engkau belum sempat bertobat. Sehingga engkau pun mati dalam kondisi maksiat dan berdosa. Sungguh, ini adalah bahaya besar. Siapa pun yang enggan meninggalkan perbuatan terlarang, percuma ia melakukan kewajiban-kewajiban. Ibarat orang yang sakit, selama ia tidak menahan diri dari makanan yang dilarang dan tidak melakukan diet, percuma ia meminum obat. Ibarat orang yang membersihkan pakaiannya, sementara ia jatuhkan dirinya ke dalam kubangan lumpur. Mana mungkin pakaiannya bisa bers...

Satu

Satu yg belum menyatu, Satu yg belum bersatu Satu yg diam terpaku, Satu yg masih berpangku Itukah kita? benarkah kita adalah satu? Faktanya nian kelabu, segalanya beradu namun tak padu… Rindu akan kita bersatu, Melalui waktu demi waktu, Berbekal harapan, wujudkan impan mengukir sejarah baru Penuh khidmat dalam bahagia dan haru Inilah sebuah catatan ekspresi kalbu, Dari satu dan untuk satu Satu Tuhanku, Allah Ta’ala Satu Bangsaku, Indonesia #RF230114

Kehidupan Sehari-hari yang Islami

Oleh Syaikh Abdullah bin Jaarullah bin Ibrahim Al-Jaarullah Saudaraku.... Dengan penuh pengharapan bahwa  kebahagian dunia dan akhirat yang akan kita dapatkan, maka  kami sampaikan risalah  yang berisikan  pertanyaan-pertanyaan  ini  kehadapan anda untuk direnungkan dan di jawab dengan perbuatan. Pertanyaan-pertanyaan ini sengaja kami angkat kehadapan anda dengan harapan yang tulus dan cinta karena Allah Subhanahu wa Ta'ala, supaya  kita  bisa mengambil  mannfaat dan faedah yang banyak darinya, disamping itu sebagai bahan kajian untuk melihat diri kita, sudah sejauh mana dan ada dimana posisinya selama ini. Saudaraku... Risalah ini dinukilkan dari buku saku yang sangat bagus dan menawan yaitu Zaad Al-Muslim Al-Yaumi (Bekalan Muslim Sehari-hari) dari hal. 51 - 55, bab Hayatu Yaumi Islami yang diambil dari kitab Al-Wabil Ash-Shoyyib oleh Imam Ibnu ...