Kenali, Cintai, Patuhi“Sesungguhnya kebahagiaan, kesenangan, dan kenikmatan sesuatu bergantung pada kondisi dasarnya. Kondisi dasar sesuatu adalah menyangkut untuk apa ia diciptakan. Oleh karena itu, kenikmatan mata adalah dengan melihat yang indah-indah. Kenikmatan telinga adalah dengan mendengar suara-suara merdu. Begitulah seterusnya untuk anggota badan lainnya. Namun, khusus berkaitan dengan HATI, kenikmatannya hanyalah manakala ia dapat mengenal ALLAH swt., karena hati diciptakan untuk itu. Jika manusia mengetahui apa yang tidak diketahuinya, maka senanglah ia. Begitu juga dengan HATI. Manakala HATI mengenal Allah swt., maka senanglah ia, dan ia tidak sabar utk ‘menyaksikan-Nya’. Tak ada yg maujud yg lebih mulia dbanding Allah, karena setiap kemuliaan adalah dengan-Nya & berasal dari-Nya. Setiap ketinggian ilmu adalah jejak yang dibuat-Nya, & tiada pengetahuan yang lebih digdaya dibanding pengetahuan tentang diri-Nya”.(Imam Al Ghazali)
Simpan dan jaga selalu di hati, karena Dia Satu yg paling berarti.
Tanpa-Nya? Sungguh kita tiada berarti
Kita bukanlah mahluk suci, penuh dengan dosa dalam diri
Awalilah hari dengan mensyukuri nikmat yang diberi
Dan jalani hari dengan penuh semangat ukir prestasi
Pada embun yang membasahi, pada mentari yang menyinari bumi
Pada kunang-kunang yang pendar cahyanya merasuk di hati
Dengan riang hati kuucapkan selamat pagi
Selamat meraih mimpi hari ini
Semata mengharap ridho ilahi
(RF171113)

Komentar
Posting Komentar