Langsung ke konten utama

Afternoon Note #3 : Maunya yang mana?




Sudah, tak perlu ada keraguan
Sudah, tak perlu banyak pertimbangan
Sudah, tak disangkal ini bukanlah keburukan
Sudahlah, siapapun tahu ini kebaikan

Sudah, lakukan saja
Sudah, tak perlu menunda-nunda
Sudah, biasakan saja
Sudahlah, siapa jamin esok ajal tak menjemput kita?

Inilah manusia,
Tiada sempurna, yakin, namun masih penuh tanda tanya
Lisan mudah bertutur namun tindak tak mampu mengikutinya
Bukan karena tidak mau, melainkan karena keraguannya
Begitulah tiap waktunya, penuh gejolak, banyak pertimbangannya
Sungguh benarlah syetan sangat dahsyat tipudayanya
Sering kita tak sadar telah masuk ke dalamnya

Inilah manusia,
Sedikit usaha, namun banyak keluh kesahnya
Sedikit taubat, namun banyak khilafnya
Sedikit susah, minta ampun mohon pertolongannya
Sedikit nikmat, minta banyak mengikut nafsunya
Dikasih banyak? aduh minta ampun seretnya
Kumat deh, itu kufur namanya

Inilah manusia,
Begitulah adanya. Banyak ujiannya.
Apalagi mereka yang super kuat imannya
Palestina, rohingya, suriah, mesir jadi buktinya
Yang disini hidup nyaman sukanya foya-foya
Saudara dibantai prihatin bisanya
Pokoknya benar-benar merdeka sedunia rasanya
So sweet banget pokoknya

Entahlah harus berkata apa
Yang pasti itulah serunya
Hidup penuh persimpangan dan banyak tantangannya
Harus pandai-pandai menyiasatinya pun bijak pula memilihnya
Salah-salah jadi teman abadi setan di neraka
Aduduh, mending sohiban abadi sama malaikat di syurga
Begitu kan seharusnya?
Nyatanya? Ya bergantung kita masing-masing maunya apa
Hayoo maunya yg mana...??

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Untuk Para "PENDIDIK"

Ditulis oleh Guru Besar FE UI - Prof. Rhenald Kasali LIMA belas tahun lalu saya pernah mengajukan protes pada guru sebuah sekolah tempat anak saya belajar di Amerika Serikat. Masalahnya, karangan berbahasa Inggris yang ditulis anak saya seadanya itu telah diberi nilai E (excellence) yang artinya sempurna, hebat, bagus sekali. Padahal dia baru saja tiba di Amerika dan baru mulai belajar bahasa. ...Karangan yang dia tulis sehari sebelumnya itu pernah ditunjukkan kepada saya dan saya mencemaskan kemampuan verbalnya yang terbatas. Menurut saya tulisan itu buruk, logikanya sangat sederhana. Saya memintanya memperbaiki kembali, sampai dia menyerah. Rupanya karangan itulah yang diserahkan anak saya kepada gurunya dan bukan diberi nilai buruk, malah dipuji. Ada apa? Apa tidak salah memberi nilai? Bukankah pendidikan memerlukan kesungguhan? Kalau begini saja sudah diberinilai tinggi, saya khawatir anak saya cepat puas diri. Sewaktu saya protes, ibu guru yang menerima saya...

Afternoon Note #4 : Hidup Adalah Pilihan

Hidup adalah perjuangan, katanya Hidup adalah pengorbanan, katanya Semuanya sama-sama benar, begitulah adanya Satu yang pasti, hidup adalah pilihan Yang dalam kehidupan ini memang hanya ada 2 pilihan Memilih berakhir di surga ataukah berakhir di neraka? Memilih setia bersama kebaikan ataukah keburukan? Memilih taat pada firman-Nya dlm Quran ataukah mendurhakai Quran? Semuanya adalah pilihan Hidup adalah pilihan, maka pastikanlah... Diri kita, keluarga, masyarakat kita memilih kebaikan Mengapa? Sebab itulah fitrah setiap insan Kebaikanlah yg diinginkan dan dirindu setiap orang Kapanpun, dimanapun ia berada Sebab kebaikan melahirkan ketenangan Sebab kebaikan melahirkan kedamaian dan kebahagiaan Jika tidak percaya, tanyalah pada diri kita Jika harus memilih, pasti kebaikanlah yg kita pilih Faktanya? Siapa tahu? Dilakukan atau tidak, itu pilihan Pilihan yg pasti punya konsekuensi masing-masing bagi diri kita Bukan hanya dunia melainkan juga akhirat Sebab semua pi...

Berbicara Cinta (#kultwit)

Siapa yang tidak mengenal CINTA? Saya rasa semua orang pasti pernah merasakannya. Semua memiliki definisi yang beragam tentangnya. Apakah yang bisa menjadi indikator CINTA? Jelas banyak bukan? yang pasti masing-masing dari kita telah mengetahuinya.. Apa salah satunya? Salah satunya, CINTA bergantung seberapa banyak waktu rela diluangkn utk sesuatu hal. Seperti kita yang memiliki PASSION masing-masing, dengan senang hati meluangkan waktu kita tentunya untuk hal yang berkaitan dengan PASSION kita yg beragam Sebagai contoh, ada yang meluangkan waktu untuk menulis, desain grafis, membaca dan masih banyak hal lainnya. Tak peduli rasanya berapa lama waktu yang kita luangkan. Rasanya ingin terus dan terus melakukannya. Itulah CINTA. Namun tidak sedikit dari kita mengatakan CINTA sedangkan fakta berkata lain. Tidak percaya? Itu pilihan. Coba jawab pertanyaan ini jika kita berani, “Apakah kita mengaku CINTA pada Allah? Lumrahnya mayoritas muslim akan menjawab, “Ya, saya CINTA k...