Langsung ke konten utama

Halal Akar Kebaikan??



Jagalah hati jangan kau kotori, jagalah hati cahaya Illahi
Jagalah hati jangan kau nodai, jagalah hati lentera hidup ini

Begitulah lantunan lirik nasyid yang pasti sobat sudah pada kenal ya. Tapi jangan pernah lupakan 1 hal, apa yang kita konsumsi pun perlu dijaga. Rite?? :)

Jika kita flashback ilmu pengetahuan mengenai sel yang ada di tubuh kita, dimana berjumlah 100 trilyun sel dalam tubuh manusia. Inilah sebabnya kita butuh makanan untuk kelangsungan hidup sebab sel juga perlu nutrisi untuk terus hidup. Begitu juga ampas metabolisme yang bersifat racun mesti dibuang. Sel sel dari beberapa jaringan tubuh setelah jangka waktu tertentu akan mati (bisa mencapai 17 milyar) dan ini harus diganti dengan sel baru untuk melanjutkan tugas sel yang telah mati. Makanan tadi haruslah sesuai mengenai jenis dan banyaknya dengan apa yang dibutuhkan oleh sel-sel tubuh. Semua makanan yang masuk ke dalam tubuh manusia kmudian akan brubah menjadi darah dan daging sebagai unsur penyusun hati dan jasadnya. Cobalah kita bayangkan jika kita mengkonsumsi yang tidak halal, apa yg terjadi?

Jika haram adalah keburukan, maka hasilnya...??
Jika halal adalah kebaikan, maka hasilnya...??
Wajar saja jika hati yang ternoda cenderung menghendaki keburukan
Wajar saja jika jasad yang disusun dari keburukan sering melakukan keburukan pula
Jika sudah begitu, bagaimana kita bisa yakin amalan kita diterima?

Nah, sekarang sobat pada tahu kan apa sih pentingnya menjaga segala hal yang kita konsumsi?
Menjaga apa yg masuk ke dalam tubuh kita pun juga bagian dari menjaga hati kita bukan?
Boleh kan jika kita simpulkan bahwa "Halal Akar Kebaikan"? :)

Hmm...
Semoga sobat tercerahkn dari tulisan versi singkat penuh kekurangan ini dan mungkin tergerak untuk lebih berhati-hati dalam memilih makanan/minuman yang kita konsumsi. Jika tidak tergerak, minimal tercerahkan. Jika tergerak, alhamdulillah... (jgn lupa ditularin ye, awas kalo gag!! hhe :D)

Semoga tetap semangat mnjadi lebih dan lebih baik lagi, senantiasa dlm kebaikan, perlindungan serta rahmat Allah ta'ala. Selamat beraktivitas, Salam perubahan, Salam peduli halalan thayyiban!! ^_^ (kalo ada salah harap dimaklumin n dibenerin yaa)

(RF.230813 10:00 GMT+7)

Sumber:
  1. QS. Al Baqarah:168
  2. QS. Thaaha:81
  3. QS. Al Baqarah:172
  4. HR. Muslim no. 1015
  5. Jaami’ul’Uluum wal Hikam 1/260

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebelum Ajal Tiba

Jika ingin selamat dalam kehidupan dunia ini, jauhilah dosa, baik yang terang-terangan maupun yang tersamar. Janganlah beristighfar atas dosa tersebut, lalu kembali melakukannya. Perumpamaan orang yang banyak melakukan istighfar, tetapi masih mengulangi dosa-dosanya, seperti orang yang banyak minum obat, tetapi juga sering meminum racun. Nasihatilah dia dengan berkata,”Bisa jadi sebelum meminum obat, engkau sudah keburu mati lebih dahulu. Bisa jadi ajal datang setelah engkau berbuat dosa, padahal engkau belum sempat bertobat. Sehingga engkau pun mati dalam kondisi maksiat dan berdosa. Sungguh, ini adalah bahaya besar. Siapa pun yang enggan meninggalkan perbuatan terlarang, percuma ia melakukan kewajiban-kewajiban. Ibarat orang yang sakit, selama ia tidak menahan diri dari makanan yang dilarang dan tidak melakukan diet, percuma ia meminum obat. Ibarat orang yang membersihkan pakaiannya, sementara ia jatuhkan dirinya ke dalam kubangan lumpur. Mana mungkin pakaiannya bisa bers...

Satu

Satu yg belum menyatu, Satu yg belum bersatu Satu yg diam terpaku, Satu yg masih berpangku Itukah kita? benarkah kita adalah satu? Faktanya nian kelabu, segalanya beradu namun tak padu… Rindu akan kita bersatu, Melalui waktu demi waktu, Berbekal harapan, wujudkan impan mengukir sejarah baru Penuh khidmat dalam bahagia dan haru Inilah sebuah catatan ekspresi kalbu, Dari satu dan untuk satu Satu Tuhanku, Allah Ta’ala Satu Bangsaku, Indonesia #RF230114

Kehidupan Sehari-hari yang Islami

Oleh Syaikh Abdullah bin Jaarullah bin Ibrahim Al-Jaarullah Saudaraku.... Dengan penuh pengharapan bahwa  kebahagian dunia dan akhirat yang akan kita dapatkan, maka  kami sampaikan risalah  yang berisikan  pertanyaan-pertanyaan  ini  kehadapan anda untuk direnungkan dan di jawab dengan perbuatan. Pertanyaan-pertanyaan ini sengaja kami angkat kehadapan anda dengan harapan yang tulus dan cinta karena Allah Subhanahu wa Ta'ala, supaya  kita  bisa mengambil  mannfaat dan faedah yang banyak darinya, disamping itu sebagai bahan kajian untuk melihat diri kita, sudah sejauh mana dan ada dimana posisinya selama ini. Saudaraku... Risalah ini dinukilkan dari buku saku yang sangat bagus dan menawan yaitu Zaad Al-Muslim Al-Yaumi (Bekalan Muslim Sehari-hari) dari hal. 51 - 55, bab Hayatu Yaumi Islami yang diambil dari kitab Al-Wabil Ash-Shoyyib oleh Imam Ibnu ...