Langsung ke konten utama

"ONE TIME, ONE CHOICE"



Ada 3 penyakit hati harusnya paling kita takuti,
Tiga yg sungguh sangat tipis dan sulit dideteksi.
Itulah riya', sum'ah dan ujub...

Perkara maksiat, sempurna tidaknya dilakukan akan bernilai dosa.
Bagaimana dengan kebaikan & amal shalih? Bernilai kebaikan? Belum tentu.
Hatimu harus bersih dari 3 penyakit itu,
Saat dirimu hendak melakukannya,
Saat dirimu sedang melakukannya,
Dan saat dirimu usai melakukannya...
Jika tidak,
Sungguh semuanya menjadi tak bernilai.
Bahkan mungkin akan bernilai dosa
Naudzubillahimindzalik,,

Tidakkah kita mengerti sekarang?
Mengapa kita diperintahkan untuk terus melakukan kebaikan, mengajak pada yang baik dan mencegah pada yang mungkar? Karena kita PASTI melakukan dosa.

Pertanyaannya, siapa yang butuh kita berbuat amal shalih dan kebaikan?
Bukan Allah, namun kita semua. kita semua. Masihkah kita mengingkarinya?
Tak sedikitpun kebaikan yang telah diperbuat dapat kita jamin diterima oleh-Nya
Bagaimana dengan dosa? Pastilah kita yakin tercatat
Itu pula alasan mengapa kita harus memperbanyak taubat...

Jadi mulai skarang mengapa harus ragu?
Lakukanlah banyak amal shalih serta perbanyaklah waktu kita untuk bertaubat
Jika kita memang inginkan syurga,
Jika kita memang inginkan kebahagiaan di dunia dan akhirat,
Maka bukankah hanya satu pilihan yang bisa kita buat?

Ingatlah, taat pada-Nya itu beresiko. Namun, jauh lebih beresiko jika kita tidak taat pada-Nya.

"ONE TIME, ONE CHOICE"

Which one do we choose? Be Wise!!

(RF260913)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebelum Ajal Tiba

Jika ingin selamat dalam kehidupan dunia ini, jauhilah dosa, baik yang terang-terangan maupun yang tersamar. Janganlah beristighfar atas dosa tersebut, lalu kembali melakukannya. Perumpamaan orang yang banyak melakukan istighfar, tetapi masih mengulangi dosa-dosanya, seperti orang yang banyak minum obat, tetapi juga sering meminum racun. Nasihatilah dia dengan berkata,”Bisa jadi sebelum meminum obat, engkau sudah keburu mati lebih dahulu. Bisa jadi ajal datang setelah engkau berbuat dosa, padahal engkau belum sempat bertobat. Sehingga engkau pun mati dalam kondisi maksiat dan berdosa. Sungguh, ini adalah bahaya besar. Siapa pun yang enggan meninggalkan perbuatan terlarang, percuma ia melakukan kewajiban-kewajiban. Ibarat orang yang sakit, selama ia tidak menahan diri dari makanan yang dilarang dan tidak melakukan diet, percuma ia meminum obat. Ibarat orang yang membersihkan pakaiannya, sementara ia jatuhkan dirinya ke dalam kubangan lumpur. Mana mungkin pakaiannya bisa bers...

Satu

Satu yg belum menyatu, Satu yg belum bersatu Satu yg diam terpaku, Satu yg masih berpangku Itukah kita? benarkah kita adalah satu? Faktanya nian kelabu, segalanya beradu namun tak padu… Rindu akan kita bersatu, Melalui waktu demi waktu, Berbekal harapan, wujudkan impan mengukir sejarah baru Penuh khidmat dalam bahagia dan haru Inilah sebuah catatan ekspresi kalbu, Dari satu dan untuk satu Satu Tuhanku, Allah Ta’ala Satu Bangsaku, Indonesia #RF230114

Kehidupan Sehari-hari yang Islami

Oleh Syaikh Abdullah bin Jaarullah bin Ibrahim Al-Jaarullah Saudaraku.... Dengan penuh pengharapan bahwa  kebahagian dunia dan akhirat yang akan kita dapatkan, maka  kami sampaikan risalah  yang berisikan  pertanyaan-pertanyaan  ini  kehadapan anda untuk direnungkan dan di jawab dengan perbuatan. Pertanyaan-pertanyaan ini sengaja kami angkat kehadapan anda dengan harapan yang tulus dan cinta karena Allah Subhanahu wa Ta'ala, supaya  kita  bisa mengambil  mannfaat dan faedah yang banyak darinya, disamping itu sebagai bahan kajian untuk melihat diri kita, sudah sejauh mana dan ada dimana posisinya selama ini. Saudaraku... Risalah ini dinukilkan dari buku saku yang sangat bagus dan menawan yaitu Zaad Al-Muslim Al-Yaumi (Bekalan Muslim Sehari-hari) dari hal. 51 - 55, bab Hayatu Yaumi Islami yang diambil dari kitab Al-Wabil Ash-Shoyyib oleh Imam Ibnu ...