Langsung ke konten utama

Morning Note #6 : Dosa




Adalah hal yg mustahil diri ini luput dari dosa,
Siapalah diri ini, hanya mahluk kecil nan hina
Hanya seorang manusia biasa, seorang hamba
Hadir tidaknya, tak sedikitpun mengurangi kebesaran-Nya

Sebab itu saudaraku,
Maafkan segala khilaf dan salah yg mgkn tercipta
Berujung luka, yang tak sampai hati kau ungkap dgn kata
Sedangkan diri ini tiada sadar, berlalu seakan tanpa dosa

Maafkanlah, atas tajamnya lidah saat lisan bicara
Maafkanlah, atas perilaku buruk yg mmbuat kecewa
Gelisah hati ini sungguh tak terkira,
Ketika mengingat mati mgkin datang kapan saja

Wahai saudaraku,
Jangan biarkan diri ini hidup dan mati berlumur dosa
Tiada yg kurindu selain tegur nasehat dr sesama
Apalah arti kata segan jika membuat diri ini menderita
Bukankah, kita saudara?
Bukankah, kita saling mencinta?

Adakah hal yg lebih indah dari cinta yg mengantar kita ke jannah-Nya?
Berkumpul bersama orang2 yg kita cinta tuk bersua dengan-Nya

(RF061213, 09:12 GMT+7)

"Dosa-dosa adalah luka-luka bagi hati kita. Dan sungguh sering terjadi; cukup 1 luka bisa mengantar penderita pada kematiannya"
(Ibn Qayyim)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebelum Ajal Tiba

Jika ingin selamat dalam kehidupan dunia ini, jauhilah dosa, baik yang terang-terangan maupun yang tersamar. Janganlah beristighfar atas dosa tersebut, lalu kembali melakukannya. Perumpamaan orang yang banyak melakukan istighfar, tetapi masih mengulangi dosa-dosanya, seperti orang yang banyak minum obat, tetapi juga sering meminum racun. Nasihatilah dia dengan berkata,”Bisa jadi sebelum meminum obat, engkau sudah keburu mati lebih dahulu. Bisa jadi ajal datang setelah engkau berbuat dosa, padahal engkau belum sempat bertobat. Sehingga engkau pun mati dalam kondisi maksiat dan berdosa. Sungguh, ini adalah bahaya besar. Siapa pun yang enggan meninggalkan perbuatan terlarang, percuma ia melakukan kewajiban-kewajiban. Ibarat orang yang sakit, selama ia tidak menahan diri dari makanan yang dilarang dan tidak melakukan diet, percuma ia meminum obat. Ibarat orang yang membersihkan pakaiannya, sementara ia jatuhkan dirinya ke dalam kubangan lumpur. Mana mungkin pakaiannya bisa bers...

Satu

Satu yg belum menyatu, Satu yg belum bersatu Satu yg diam terpaku, Satu yg masih berpangku Itukah kita? benarkah kita adalah satu? Faktanya nian kelabu, segalanya beradu namun tak padu… Rindu akan kita bersatu, Melalui waktu demi waktu, Berbekal harapan, wujudkan impan mengukir sejarah baru Penuh khidmat dalam bahagia dan haru Inilah sebuah catatan ekspresi kalbu, Dari satu dan untuk satu Satu Tuhanku, Allah Ta’ala Satu Bangsaku, Indonesia #RF230114

Kehidupan Sehari-hari yang Islami

Oleh Syaikh Abdullah bin Jaarullah bin Ibrahim Al-Jaarullah Saudaraku.... Dengan penuh pengharapan bahwa  kebahagian dunia dan akhirat yang akan kita dapatkan, maka  kami sampaikan risalah  yang berisikan  pertanyaan-pertanyaan  ini  kehadapan anda untuk direnungkan dan di jawab dengan perbuatan. Pertanyaan-pertanyaan ini sengaja kami angkat kehadapan anda dengan harapan yang tulus dan cinta karena Allah Subhanahu wa Ta'ala, supaya  kita  bisa mengambil  mannfaat dan faedah yang banyak darinya, disamping itu sebagai bahan kajian untuk melihat diri kita, sudah sejauh mana dan ada dimana posisinya selama ini. Saudaraku... Risalah ini dinukilkan dari buku saku yang sangat bagus dan menawan yaitu Zaad Al-Muslim Al-Yaumi (Bekalan Muslim Sehari-hari) dari hal. 51 - 55, bab Hayatu Yaumi Islami yang diambil dari kitab Al-Wabil Ash-Shoyyib oleh Imam Ibnu ...